Sampaikanlah walau satu ayat Al-Qur'an Online

Tampilkan postingan dengan label intermezo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label intermezo. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 April 2009

Alasan Amerika Tidak Berani Menyerang Indonesia


Pentagon membayangkan jika AS terpaksa harus menyerang Indonesia berapa kerugian yang harus di pikul pihak AS dan berapa keuntungan pihak Indonesia dari kehadiran tentara AS di sana?

Begitu memasuki perairan dataran Indonesia, mereka akan di hadang pihak bea cukai karena membawa masuk senjata api dan senjata tajam serta peralatan perang tanpa surat izin dari pemerintah RI. Ini berarti mereka harus menyediakan Uang Damai, coba hitung berapa besarnya jika bawaannya sedemikian banyak.

Kemudian mereka mendirikan base camp militer, bisa di tebak di sekitar base camp pasti akan dikelilingi oleh penjual Bakso, Tukang Es kelapa, lapak VCD bajakan, sampai obral kaos kaki Rp 10 ribu 3 Pasang. Belum lagi para pengusaha komedi puter bakal ikut mangkal di sekitar base camp juga.

Kemudian kendaraan-kendaraan tempur serta tank-tank lapis baja yang diparkir dekat base camp akan di kenakan retribusi parkir oleh para jukir (juru parkir). Jika dua jam pertama per kendaraan dikenakan Rp 10 ribu (maklum tarif orang bule), berapa yang harus dibayar AS kalau kendaraan & tank harus parkir selama sebulan.

Sepanjang jalan ke lokasi base camp pasukan AS harus menghadapi para Mr.Cepek yang berlagak memperbaiki jalan sambil memungut biaya bagi kendaraan yang melewati jalan tersebut. Dan jika kendaraan tempur dan tank harus membelok atau melewati pertigaan mereka harus menyiapkan recehan untuk para Mr. Cepek. Suatu kerepotan besar bagi rombongan pasukan jika harus berkonvoi, karena konvoi yang berjalan lambat pasti akan dihampiri para pengamen, pengemis dan anak-anak jalanan, ini berarti harus mengeluarkan recehan lagi.

Pagi harinya mereka tidak bisa mandi karena di sungai banyak dilalui Rudal Kuning yang ditembakkan penduduk setempat dari flying helicopter alias wc terapung di atas sungai.

Pasukan AS juga tidak bisa jauh jauh dari peralatan perangnya, karena di sekitar base camp sudah mengintai pedagang besi loakan yang siap memereteli peralatan perang canggih yang mereka bawa. Meleng sedikit saja tank canggih mereka bakal siap dikiloin. Belum lagi para curanmor yang siap beraksi dengan kunci T-nya siap merebut jip-jip perang mereka yang kalau didempul dan cat ulang bisa dijual mahal ke anak-anak orang kaya yang pengen gaya-gayaan.

Para komandan di pasukan AS ini juga akan kena tugas tambahan mengawasi para prajuritnya yang banyak menyelinap keluar base camp buat nonton dangdut di RW 06, katanya ada Inul di sana.

Setelah menimbang cost and benefit akhirnya Rumsfield memutuskan
TIDAK AKAN MENYERANG INDONESIA!

sumber:
http://www.acehforum.or.id/alasan-mengapa-amerika-t23806.html?s=7373eb3f2b4d0d79432604da6b8272df&s=4d5160cef9e11ea30b190df6a5ed788e&t=23806

Selengkapnya...

Senin, 09 Maret 2009

Kalkulasi Iseng Biaya Caleg

Seberapa banyak uang yang harus dikeluarkan oleh calon legislatif agar mereka mendapatkan kursi? Nah, agaknya ini akan menjadi topik yang menarik untuk kita bahas dan kupas dalam posting kali ini.

Sebagai contoh, kita akan ambil sample di kabupaten Klaten - tepatnya di daerah pemilihan ( DAPIL) IV yang terdiri dari 4 kecamatan, yaitu: Ceper, Juwiring, Delanggu dan Wonosari.

Berdasarkan tabel di bawah, marilah kita bersama mencoba mencermati item biaya yang dikeluarkan oleh seorang caleg dari sebuah partai politik secara lebih terperinci, dengan mengesampingkan biaya administratif partai.



















Selengkapnya...

Sabtu, 17 Januari 2009

Gerindra (Telah) Gandeng Kokam Muhammadiyah Pedan


Pesta demokrasi bagi rakyat Indonesia melalui Pemilihan Umum (Pemilu) yang rencananya dilakukan 9 April 2009 tinggal menunggu hari. Setiap partai politik peserta pemilu tengah melakukan berbagai kiat dan cara untuk dapat merekruit sekaligus mengambil simpati dari berbagai ortom dari ormas yang ada.
Sebagaimana tampak dalam gambar, Kokam Muhammadiyah Kecamatan Pedan terlihat siaga berjaga didepan DPAC Partai Gerindra kecamatan Pedan, Klaten.



Namun jangan terkecoh dengan gambar di atas, meski benar tapi juga tidak betul. Maksud penulis adalah, bahwa gambar tersebut memang benar diambil di depan kantor sekretariat DPAC Partai Gerindra namun bukan untuk menjaga kantor tersebut. Adalah ide kreatif dari teman-teman Kokam sendiri yang saat itu tengah melakukan pengamanan jalannya kegiatan "Pengajian Bersama" antara PCA cabang Pedan dengan Guru, Wali & Murid TK. Aisyiyah se kecamatan Pedan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah Kecamatan Pedan, Klaten hari Sabtu (17/01/2009).

Kebetulan lokasi penyelenggaraan berada di Gedung Serbaguna Desa Troketon, Pedan dan kebetulan pula berada tepat di depan Kantor Sekretariat DPAC Partai Gerindra Pedan. Jadi sewaktu memiliki jeda, mereka bercengkrama dan berpose di depan papan nama tersebut untuk sekedar action. Kemana kelak teman-teman akan menyalurkan suara mereka, hal itu tentu berpulang pada pribadi masing-masing karena jangankan soal pemilu - lha wong dalam agama sendiri tiada paksaan kok. SO What Gitu Loh!!!

Selengkapnya...

Selasa, 06 Januari 2009

Sri Sultan HB X - Presidential Candidate 2009 version Paranormal Indonesia


Office Regional General Elections Commission (KPUD) Jember on Monday (5/1/2008) was filled by a number of East Java Paranormal origin who want to know the candidates President of the Republic of Indonesia with the upcoming ritual "Nawa Sanga Surgery" - a result, Sri Sultan HB.X streak secarik on white paper.


Procession that begins with the ritual burning of incense accompanied by prayers. Then the Paranormal menebar interest in some corner of the KPU office Jember Kalimantan on the road, and placed in the top of the ritual room KPU Chairman of Jember, Sudarisman.

A Paranormal Jember, Joko Lodang or Lilik known as Gus, the ritual "Nawa Sanga Surgery" was held to determine something, and this is a special ritual for presidential candidates who know the upcoming 2009 elections.

There are six names mentioned in the ritual for the Sultan, Megawati, SBY, JK, Prabowo and Wiranto. "We know the degree ritual for presidential candidates in 2009," he said.

According to Gus Lilik, the ritual is held in the KPUD as all ballot will be counted in the upcoming election on the KPUD. In addition, it is the KPUD office until the election KPUD be a more appropriate location for the ritual "Bedah Nawa Sanga" is.

After prayers read by a number of Paranormal, said Gus Lilik, showing pictures of the candidates for president blangkon, headgear tradition of white paper in Java that is dimantrai prayers and below the image have any posts Java.

Candidates for president who is wearing blangkon Sri Sultan HB X, not Megawati or Susilo Bambang Yudhoyono, "he explains.

For that, said Gus Lilik, Paranormal Jember in support of Sri Sultan HB X forward a candidate for president (Capres) in 2009 because it already gets blessing from "faerie."

"Ritual is also the name of Sultan become candidates than most Megawati, SBY, JK, Prabowo and Wiranto," said Gus Lilik.

(source http://www.kompas.com/read/xml/2009/01/05/1400251/Versi.Ritual.Paranormal.Jember..Sultan.HB.X.Capres.Terkuat)

Selengkapnya...

Jumat, 02 Januari 2009

Unik dan Menarik


Seolah tidak kalah berimprovisasi dan berpartisipasi dengan desa lainnya dalam Pemilu 2009, di pertigaan desa Mandong, Trucuk, Klaten belakangan ini marak dengan atribut partai politik.
"Ide gila Politik" ini tercermin dalam pemasangan alat peraga parpol di lokasi tersebut, yang semakin menambah dan memperkumuh kawasan itu.



Ini adalah lokasi kedua yang sempat terekam dalam lensa penulis, setelah kondisi serupa juga ditemukan di desa Jambu Kidul, Ceper, Klaten.

Singkat kata, indikasi sukses Pemilu Legislatif tahun 2009 ini bakalan mewarnai event besar kali ini, berbeda dengan saat Pemilihan Gubernur Jateng lalu dimana angka prosentase Golongan Putih mencapai 45%.

Diyakini bahwa pada Pemilu 2009, khususnya dalam Pemilihan Caleg - masyarakat akan jauh lebih berpartisipasi mengingat para caleg juga menyertakan "insentif" bagi mereka yang mempergunakan hak pilihnya.


Selengkapnya...

Kamis, 04 Desember 2008

Sungguh Terjadi!!!


Jikalau anda kebetulan sedang melintasi jalan yang membelah dukuh Jagan, Jambu Kidul, Ceper, Klaten pasti sedikitnya bakal mengembangkan seulas senyum. Betapa tidak, bahwa di dalam situasi ekonomi yang kini sedang mengalami krisis global, ditambah kondisi politik tanah air yang memasuki tahap kampanye - Alhamdulillah, masih dapat dijumpai rasa gotong-royong yang teramat kental, terlihat dari betapa akrabnya parpol-parpol berkumpul bersama dalam satu tempat yaitu pada sebatang bambu.



Diantara bendera parpol yang terpasang antara lain: Partai Demokrat, PNBK, PPRN, PBB, PDIP, Partai Kedaulatan, PKNU, Partai Gerindra, PPP dan Partai Matahari Bangsa (PMB).

Ada filosofi tersendiri, tatkala menyaksikan hal tersebut, bahwa sesungguhnya parpol-parpol yang ada di tanah air pada dasarnya sepakat menghendaki semua aspirasi rakyat dapat lebih terperhatikan oleh pemerintah - tentunya melalui partai mereka.

Ibarat sebatang bambu, mereka memiliki banyak manfaat bagi manusia - dan alangkah bahagia rakyat, apabila aspirasi yang telah disalurkan lewat parpol yang mereka pilih, dapat menyambung lidah daripada keinginan mereka saat wakil-wakil mereka bersatu padu menyarakan, memperjuangkan keinginan dan kehendak rakyat.

Satukan Umat - Makmurkan Bangsa
Fastabiqul Khairat, wallahu musta'an

Selengkapnya...

Sakinah Mawaddah wa Rohmah


Pagi ini, Kamis 04/12/2008 sekitar pukul 05:00 WIB beberapa kawan berkumpul di kediaman Ketua Majelis 'Ala PMB Kecamatan Pedan, H. A. Bashyar, BA dengan agenda menghantar Ketua Bidang Informasi, Rumini, Troketon, Pedan - memasuki bahtera kehidupan rumah tangga yang baru.


Kami berenam: Anas, Marsono, Rahmadi, Heru, Syamsuddin dan Didiek, akhirnya jadi berangkat menemani dan menghantar Rumini menuju KUA kec. Tirtomoyo, Wonogiri.
Tiba di lokasi sekitar pukul 06:40 WIB dengan kondisi KUA yang masih sepi. Ternyata, lokasinya amat berdekatan dengan perbukitan yang melingkari tempat tersebut.

Setelah menunggu selama 1 jam, akhirnya sang pengantin putri tiba juga di KUA Kec. Tirtomoyo dengan diiringi beberapa handai tolan.

Masya Allah, ternyata kedatangan mereka dengan berjalan kaki. Betapa jauh jarak yang harus ditempuh karena menurut penuturan mereka, membutuhkan waktu setidaknya 1,5 jam.

Entah karena bingung, ngantuk ataupun gugup, sehingga Rumini lupa berinisiatif menjemput rombongan calon pengantin putri, padahal alat komunikasi ( ponsel )juga telah tersedia.

Waktupun berjalan hingga tak terasa upacara Ijab-Qobul telah dilaksanakan walau secara sederhana namun tak mengurangi khidmat prosesi ritualnya.

Akhirnya, kami ber-enam dan mewakili Pimpinan Cabang Partai Matahari Bangsa Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten mengucapkan:
"Selamat menempuh hidup baru dan semoga bahtera rumah tangga yang baru kalian rajut mendapatkan berkah Illahi sehingga Sakinah Mawaddah wa Rohmah, Allahumma Amin"

Selengkapnya...

Rabu, 03 September 2008

Tahukah Anda, 1/\ = 18?

Coba perhatikan tangan kita lebih seksama, utamanya bagian telapak tangan sebelah kanan.
Apa yang anda lihat? Benar - angka arab yaitu 1 dan /\.
Lantas apa hubungannya dengan PMB?



Sekali lagi ini hanyalah intermezo, bukan tahayul ataupun klenik.
Faktanya angka yang tertera pada telapak tangan adalah 18, yang kebetulan merupakan nomer urut PMB. Itu adalah sunatullah.

Selengkapnya...